Loading...

Kamis, 17 Februari 2011

Mark Zuckerberg Sang Penemu Facebook

Mark Zuckerberg memulai Facebook  dari ruang kamarnya di Harvard. Setelah berhenti sekolah dan pindah ke Silicon Valley, penemu Facebook ini mulai memantapkan langkahnya di bisnis situs jejaring social. Saat ini Zurkerberg merupakan milyuner terkaya di dunia sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan sepenuhnya dari usaha sendiri.

Facebook adalah website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan, dan memperbarui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya.

Hebohnya, dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari semua mahasiswa Harvard telah mendaftar dan memiliki account di Facebook. Tak hanya itu, beberapa kampus lain di sekitar Harvard pun meminta untuk dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membantu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu 4 bulan semenjak diluncurkan, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.

Dengan kesuksesannya tersebut, Zuckerberg beserta dua orang temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto. Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker (cofounder Napster), dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.

Pada September 2005 Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa., Facebook pun membuka jaringannya untuk para siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya pada September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Hingga Juli 2007, situs ini memiliki jumlah pengguna terdaftar paling besar di antara situs-situs yang berfokus pada sekolah dengan lebih dari 34 juta anggota aktif yang dimilikinya dari seluruh dunia. Terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya. Rata-rata user menghabiskan waktu sekitar 19 menit perhari untuk melakukan berbagai aktifitas di Facebook.

Melihat perkembangan yang begitu signifikan tersebut sang pendahulunya Friendster bermaksud untuk membeli facebook seharga 10 juta US Dollar, namun ditolak oleh Zuckerberg. Ia juga pernah menolak tawaran dari Viacom yang ingin membeli facebook seharga 750 juta US Dollar, dan terakhir tawaran dari Yahoo yang ingin membeli facebook seharga 1 milyar US Dollar.

Pada usia 23 tahun, penemu situs jejaring social Facebook, Mark Zuckerberg adalah milyuner termuda sepanjang sejarah yang menghasilkan kekayaan dengan usahanya sendiri. Seperti diumumkan oleh majalah Forbes, Zurkerberg ada pada urutan 785 dalam daftar orang – orang terkaya dunia.

Rabu, 16 Februari 2011

TENTANG BILL GATES

Bill Gates dilahirkan di Seattle, Washington dari William Henry Gates, Sr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell, dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi di-drop out.

William Henry Gates III lahir pada tahun 1955, anak kedua dari tiga bersaudara dalam keadaan sosialnya terkemuka di Seattle, Washington. Ayahnya seorang pengacara dengan perusahaan yang punya banyak koneksi di kota, dan ibunya seorang guru, yang aktif dalam kegiatan amal. Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mendapatkan kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur tiga belas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu. Mesin ini, yang disebut ASR-33, keadaannya masih pasaran. Pada intinya ini sebuah mesin ketik yang selanjutnya siswa bisa memasukkan perintah yang dikirimkan kepada komputer; jawaban kembali diketikkan ke gulungan kertas pada teletype. Proses ini merepotkan, tetapi mengubah kehidupan Gates. Dia dengan cepat menguasai BASIC, bahasa pemrograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu berjam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer. "Dia adalah seorang 'nerd' (eksentrik)," sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu.

Sekitar tahun 1975 ketika Gates bersama Paul Allen sewaktu masih sekolah bersama-sama menyiapkan program software pertama untuk mikro komputer. Seperti cerita di Popular Electronics mengenai "era komputer di rumah-rumah" dan mereka berdua yakin software adalah masa depan. Inilah awal Microsoft.

Semasa ia belajar di Harvard, ia dan Paul Allen menulis perangkat lunak Altair BASIC untuk Altair 8800 dalam dasawarsa 1970. Altair merupakan komputer pribadi pertama yang sukses. Diberi inspirasi oleh BASIC, sebuah bahasa komputer yang mudah dipelajari dan ditulis di kolese Dartmouth untuk mengajar, versi Gates dan Allen kemudian menjadi Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Microsoft Basic pada nantinya dijadikan Microsoft QuickBasic. Versi Microsoft QuickBasic yang dijual tanpa kompiler QuickBasic dikenal sebagai QBasic. QuickBasic juga dijadikan Visual Basic, yang masih popular hingga masa sekarang.

Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi (Open Letter to Hobbyists), yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi pada komputer dengan menyatakan bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat lunak/software dan bahwa software tidak layak dikopi dan digandakan tanpa izin penerbitnya. Pada masa itu, komunitas tersebut dipengaruhi kuat oleh dasar radio hamnya dan etika hacker, yang berpendapat bahwa innovasi dan pengetahuan patut dibagi oleh komunitas pengguna komputer. Gates kemudian mendirikan Microsoft Corporation, salah satu perusahaan paling sukses di dunia, dan memimpin arah kepada pembukaan industri software komputer.

Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik untuk caranya berdagang. Satu contoh ialah MS-DOS. Pada akhir dasawarsa 1970, IBM berencana untuk memasuki pasaran komputer personal dengan komputer personal IBM, yang diterbitkan pada 1981. IBM memerlukan sistem operasi untuk komputernya, yang direncanakan dapat mencakup dan mengelola arkitektur 16-bit oleh keluarga chip x86 Intel. Setelah berunding dengan sebuah perusahaan lain (Perusahaan Digital Research di California), IBM bertanya kepada Microsoft. Tanpa memberitahu tentang ikatan mereka dengan IBM, eksekutif-eksekutif Microsoft membeli sebuah system operasi x86 dari perusahaan Seattle Computer seharga $50,000. (Ada kemungkinan Microsoft dilarang IBM untuk memberitahukan tentang ikatannya kepada orang awam) Microsoft kemudian melisensikan sistem operasi ini ke IBM (yang menerbitkannya dengan nama PC-DOS) dan bekerja dengan perusahaan komputer untuk menerbitkannya dengan nama MS-DOS, pada setiap system komputer yang dijual.

Rencana Microsoft amat sukses tetapi digugat oleh Seattle Computer karena Microsoft tidak memberitahukan mengenai ikatannya dengan IBM untuk membeli system operasi itu dengan murah; oleh sebab ini, Microsoft membayar uang kepada Seattle Computer, tetapi tidak mengakui kesalahannya. Reputasi Gates kemudian lebih diburukkan oleh tuntutan dakwaan monopoli oleh Departemen Keadilan A.S. dan perusahaan-perusahaan individu yang menentang Microsoft dalam akhir dasawarsa 1990.

Dalam dasawarsa 1980 Gates gembira atas kemungkinan penggunaan CD-ROM sebagai media penyimpanan dokumen, dan mensponsori penerbitan buku CD-ROM: The New Papyrus yang mempromosikan ini.

Tidak dapat disangkal bahwa Bill Gates telah melakukan beberapa kesalahan dalam bisnis softwarenya. Hal ini terbukti dengan beberapa dakwaan yang diarahkan kepadanya berkaitan dengan cara - cara bisnis yang melanggar undang-undang bisnis Amerika Serikat, misalnya monopoli Internet Explorer pada sistem operasi Windows.

Pada tahun 2000, Bill Gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO dan memandatkannya kepada kawan lamanya, Steve Ballmer. Gates kemudian memilih untuk kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu sebagai pencipta perangkat lunak. Kini Bill Gates menjadi Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaannya sendiri, Microsoft Corp.

Dalam kehidupan pribadinya, Gates menikah dengan Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka mempunyai tiga orang anak, Jennifer Katharine Gates (1996), Rory John Gates (1999) and Phoebe Adele Gates (2002).

Dengan istrinya, Gates telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, sebuah yayasan sosial filantropi. Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan orang banyak tentang atas praktik monopoli dan adikuasa perusahaannya, tetapi mereka yang dekat dengan Gates berkata bahwa ia telah lama berencana untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya. Pada tahun 1997 koran Washington Post menyatakan bahwa "Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan 90 persen daripada hartanya semasa dia masih hidup." Untuk meletakkan ini dalam perspektif yang benar, sumbangan ini, walau apa sebabnya, telah menyediakan uang yang amat diperlukan untuk beasiswa universitas kaum minoritas, menentang AIDS dan sebab-sebab lain, kebanyakannya isu-isu yang biasa tidak dipedulikan oleh komunitas penderma, seperti penyakit-penyakit yang biasa kita lihat di dunia ketiga. Dalam bulan Juni 1999, Gates dan istrinya mendermakan $5 milyar kepada organisasi mereka, pendermaan yang paling besar dalam dunia oleh individu-individu yang hidup.

Pada tahun 1994, ia membeli Codex Leicester, sebuah koleksi naskah manuskrip Leonardo da Vinci; pada tahun 2003 koleksi ini dipamerkan di Museum Seni Seattle.

Pada tahun 2005, Gates menerima penghargaan kesatriaan (Knight Commander of the Order of the British Empire Kehormatan) dari Ratu Elizabeth II.

Pada 27 Juni 2008, Gates mengundurkan diri dari sebagian besar jabatannya di Microsoft (namun tetap bertahan sebagai ketua dewan direktur) dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan yang didirikannya, Yayasan Bill & Melinda Gates.

Perkiraan kekayaannya

Menurut senarai Forbes orang-orang paling kaya dalam dunia [1]:

1996 - $18,5 milyar, peringkat #1

1997 - $36,4 milyar, peringkat #2

1998 - $51,0 milyar, peringkat #1

1999 - $90,0 milyar, peringkat #1

2000 - $60,0 milyar, peringkat #1

2001 - $58,7 milyar, peringkat #1

2002 - $52,8 milyar, peringkat #1

2003 - $40,7 milyar, peringkat #1

2004 - $46,6 milyar, peringkat #1
2010 - $53,0 milyar, peringkat #2
 
"Pesan dari kisah ini adalah kita bisa sukses dengan mulai dari yang kita punya,kita sukai dan kita yakini"

Selasa, 08 Februari 2011

Cara Kaya ala Donald Trump


Cara Kaya ala Donald Trump

Anda pasti sudah familiar dengan nama Donald Trump. Betul kan? Pengusaha sukses dibidang real estate asal Amerika ini adalah juri sekaligus executive producer dalam sebuah acara televisi yang pernah diputar salah satu tv swasta di Indonesia “The Apprentice“. Sosoknya yang unik, gaya rambut, tampangnya, dan gaya bicaranya membuatnya mudah diingat. Bagaimana cara kaya ala Donald Trump ?

Donald Jhon Trump lahir di New York City, 14 Juni 1946. Ia merupakan anak ke-4 dari 5 bersaudara dari pasangan Fred Trump dan Mary MacLeod. Bakat bisnisnya diturunkan oleh ayahnya yang juga seorang pengusaha dibidang real estate di New York. Ia mengawali karir di perusahaan ayahnya, The Trump Organization setelah ia menyelesaikan pendidikannya di Wharton School at the University of Pennsylvania pada tahun 1968. Selama bekerja pada perusahaan ayahnya ia banyak belajar mengenai bisnis properti, bagaimana melakukan deal, dan mendapatkan profit.
Donald Trump memang memiliki bakat yang luar biasa. Sang ayah yang sekaligus mentornya pernah mengatakan “Everything he seems to touch turns to gold” . Saat ini, nama Trump telah jauh melebihi sang ayah. Namanya masuk dalam daftar orang Amerika terkaya menempati posisi 88 dari 400 (versi majalah Forbes)
.
Bagaimana sebenarnya cara Donald Trump meraih kesuksesan seperti saat ini? Ia memang tak segan membagi rahasianya tapi tidak diberikan secara cuma-cuma. Trump memasang tarif US $ 25000 (Rp 250 juta) per menit. Wow Luar Biasa…

Meskipun memasang tarif mahal, banyak penggemar yang tak mundur untuk dapat mengetahui rahasia sukses Trump. Ribuan penggemarnya datang di seminar The Learning Annex Wealth Expo di New York, 2004 lalu. Saat itu, Trump berpidato selama satu jam dengan bayaran US$ 1,5 juta (Rp 15 M). Sejak itu dia mulai banyak berceramah di New York, Chicago, Los Angeles, San Francisco, dan masih ada 20 kali seminar lagi dengan bayaran makin tinggi, US$ 1,5 juta (Rp 15 M) per jam sampai tahun 2007.
Dalam meraih tujuan, Trump dikenal sangat agresif. Ia pernah berpesan “Ketika seseorang melawanmu, segera lawan, jadilah orang yang brutal dan kuat, kerahkan semua kemampun untuk mencapai tujuan”
Inilah beberapa cara Donald Trump meraih kekayaan :

1.      Milikilah Mimpi, Anda harus memiliki mimpi. Dengan memiliki mimpi, Anda akan semakin tergerak untuk melakukan Action. Misalnya Anda ingin membangun KANTOR MEMBER BROKER, Anda ingin menjadi orang terkaya di daerah Anda, Anda ingin jadi pengusaha sukses termuda di kota Anda, dsb.
2.      Memiliki Tujuan (Goal yang jelas). Selanjutnya, Anda harus memiliki tujuan hidup yang jelas dan Anda harus sabar (passionate) pada tujuan Anda.
3.      Think Big. Anda harus membiasakan diri Anda untuk berpikir suatu hal yang besar, dengan berpikir seperti ini, memberikan kekuatan positif bagi diri Anda untuk melangkah. Donal Trump pernah berkata “As long as you’re going to be thinking anyway, think big.”
4.      Hambatan terbesar dalam membangun kekayaan adalah memercayai apa yang tidak bisa dijangkau. Pikirkanlah hal yang besar, maka diri Anda akan menjadi orang yang besar juga.
5.      Ikuti kata Hati Anda. Kata hati Anda memiliki peran yang khusus dalam berbagai hal yang Anda jalani. Kata hati Anda adalah guide Anda dalam membuat keputusan sekaligus tulang punggung pemikiran Anda. Mengikuti kata hati Anda sama mudahnya dengan memberikan suara. Tantanglah diri Anda untuk melihat hal-hal yang berbeda dan pelajarilah hal itu.
6.      Trump berpesan “Ikuti suara hatimu, meskipun sesuatu itu terdengar bagus dan indah diatas kertas”
7.      Melakukan hal yang Anda sukai. Trump berkata “Saya tidak berhubungan dengan uang. Saya sudah cukup dengan hal itu, jauh lebih dari yang saya butuhkan. Saya melakukannya karena ingin melakukannya.”
8.      Harus Fokus. Pilihlah satu hal yang paling Anda sukai dan ingin kerjakan. Dengan memilih satu hal, potensi Anda akan maksimal di bidang tersebut.
9.      Terus Belajar. Anda harus secara kontinyu mengembangkan kemampuan Anda dengan banyak membaca, belajar dari mentor, maupun dengan cara yang lain.
10.  Jangan hanya Berorientasi pada Uang. Trump pernah berkata “Bagi saya, uang tidak akan pernah menjadi motivator. Ia hanya jalan untuk mempertahankan kemenangan. Bagaimana memainkan permainan itulah kesenangan yang sesungguhnya”. Dalam sebuah permainan, orang-orang yang membangun kekayaan karena motivasi uang adalah seorang pemimpi. Sebaliknya, mereka yang senang memainkan permainan akan menang ketimbang mereka yang duduk sambil berkhayal.
11.  Buatlah Agenda Anda (Time Line). Anda harus memiliki rencana ke depan yang terencana dan tulislah rencana tersebut berdasarkan target waktu Anda. Lakukan apa yang Anda tulis dan lakukan evaluasi terhadap apa yang telah Anda capai dan yang belum tercapai.
12.  Berpikir Kreatif. Untuk meraih kesuksesan, Anda tidak harus memiliki semua sumber daya dan kemampuan. Anda dapat menggunakan metode OPM (Other’s People Money), OPT (Other’s People Time), dan OPE (Other’s People Experience).

Nah, itulah beberapa poin cara kaya Donald Trump, yang saya simpulkan dari beberapa sumber artikel di internet. Ada yang Anda tambahkan? Atau bagaimana dengan cara kaya ala Anda sendiri?

Salam Sukses "TOGETHER WE ARE ONE"

Minggu, 06 Februari 2011

ERA BANDUNG BUSINESS CONFORENCE XVI

ERA BANDUNG BUSINESS CONFORENCE XVI
Putri Duyung Ancol 16-17 Januari 2011
EBBC XVI telah dilaksanakan beberapa minggu  yang lalu , acara tersebut sebagai media seluruh Markeing Associate ERA BANDUNG untuk mempresentasikan TARGET dan BUSINESS PLAN tahun 2011. Adapun tema yang diusung adalah "TOGHETHER WE ARE ONE" terinspirasi dari  lagu yang dibawakan oleh DELTA GOODREM dengan liryc :

Here we are
Sharing our lives
We made it through
The good and bad times
And still we stand
With hope in our hearts
No matter what
We will play our part
And now we've come so far
One chance to touch a star
Go higher and higher
Find your guiding inspiration
In a place where dreams are made
With a lifetime's preparation
It�s no time to be afraid
Put our differences behind us
While we shine like the sun
See what we've all become
Together we are one
Deep inside your heart and soul
You�ve worked so hard
To reach your goal
With every step
With every breath
You gave it all
Till there was nothing left
Seek out the strength to win
No thoughts of giving in
Go higher and higher
Find your guiding inspiration
In a place where dreams are made
With a lifetime's preparation
It�s no time to be afraid
Put our differences behind us
While we shine like the sun
See what we've all become
Together we are one
Find your guiding inspiration
In a place where dreams are made
With a lifetime's preparation
It�s no time to be afraid
Put our differences behind us
While we shine like the sun
See what we've all become
Together we are one
See what we've all become
Together we are one



Banyak arti yang terkandung dalam kata "TOGETHER WE ARE ONE" , sebuah team baik itu organisasi, perusahaan ,klub atau team lainnya bisa menjadi no 1 dengan catatan setiap anggota team harus bekerjasama sesuai tugas dan fungsinya, seperti halnya ilmu sapu lidi, berbeda sekali hasilnya tatkala kita menyapu halaman dengan hanya menggunakan 1 lidi atau 1000.

Saya setuju dengan pendapat bahwa untuk menjadi no 1,setiap anggota team harus memahami VISI,MISI dan GOAL organisasi tersebut, harus mempunyai rencana dan strategy untuk mewujudkannya, harus mempunyai alat monitoring dan evaluasi, harus memiliki sumberdaya yang tangguh.

Tapi ada satu hal yang kadang terlupakan dan ini merupakan perekat untuk semuanya yaitu kebersamaan yang mana suatu bentuk hubungan yang saling mensuport antara satu anggota team dengan anggota team lainnya. Kebersamaan ini tidak bisa terbentuk seketika , tapi melalui proses penyatuan sikap dan tindakan yang cukup panjang, dan dibutuhkan leadership yang mampu menyatukan semua kekuatan team tersebut. Hal tersebut bukan hanya sekedar untuk meraih no 1 tetapi lebih dari itu yaitu pencapaian  GOAL BERSAMA demi kesuksesan bersama.

Era Bandung sudah 16 tahun berkiprah di dunia broker, itu adalah modal yang kuat untuk menjadi no 1 tiap tahun diberbagai event baik tingkat nasional, regional ASEAN, ASIA bahkan Internasional.....amin...



"JADIKANLAN ORANG-ORANG DISEKITAR KITA MENJADI NUMBER ONE, MAKA KITAPUN AKAN MENJADI NUMBER ONE YANG SEJATI DAN ABADI" (Asep Ahmad Rosidin)

Jumat, 04 Februari 2011

PANDANGAN UANG DAN KEKAYAAN

Tidak semua orang memiliki kesamaan pandangan terhadap uang maupun kekayaan. Ada golongan orang yang berpendapat bahwa kekayaan identik dengan uang yang berlimpah. Karena itu, uang harus dikumpulkan sebanyak-banyaknya untuk menjamin hidupnya. Pada golongan ini, uang seolah menjadi tujuan hidup karena mereka yakin semakin banyak uang, semakin aman hidupnya. Akibatnya, mereka tidak pernah merasa cukup dengan uang yang diperolehnya. Ada pula golongan orang yang berpandangan bahwa kekayaan tidak identik dengan uang dan materi semata, tapi juga terkait dengan kekayaan hati yang selalu bersyukur dan memahami hakikat uang secara benar.

Uang adalah sarana hidup. Uang bukanlah segala-galanya yang bisa menjamin keamanan hidup karena yang lebih penting dari uang adalah kemampuan seseorang mendapatkan uang. Kemampuan mencari dan mengelola uang, menurut golongan kedua ini lebih penting karena uang sewaktu-waktu bisa habis sementara kemampuan mencari uang tidak akan pernah lapuk. Anda mungkin sering menyaksikan betapa banyak pewaris harta yang berlimpah, kemudian harus jatuh miskin karena anak-anak orang kaya ini tidak memiliki kemampuan mencari dan mengelola uang. Mereka sudah terbiasa dimanjakan orang tuanya dengan hidup serba berkecukupan sehingga lupa belajar tentang hakikat uang dan kekayaan. Menurut Roger Hamilton, kekayaan bukanlah soal seberapa banyak uang yang kita miliki. Kekayaan adalah apa yang masih kita miliki bila kita telah kehilangan semua uang kita. Dengan demikian, pendapat Hamilton ini bisa ditafsirkan bahwa kekayaan identik dengan ilmu pengetahuan, kejujuran, networking atau kekayaan immaterial lainnya yang bisa mempermudah  kita mendapatkan uang.

Untuk memudahkan memahami perbedaan antara mencari uang semata dan membangun kekayaan, saya akan memberikan contoh atau metafora kupu-kupu dan taman kupu-kupu. Apa yang diinginkan seseorang dalam memiliki kupu-kupu salah satunya adalah karena keindahannya (sebagai salah satu manfaatnya). Begitu pula dengan menginginkan uang, sesungguhnya yang diharapkan seseorang dari uang adalah manfaat dari uang itu, bukan sekedar menumpuk-numpuk uang dengan tidak memaksimalkan untuk kepentingan dunia akhirat.

Mencari kupu-kupu disini saya maksudkan sebagai mencari uang dan taman sebagai ladang kekayaan. Sekarang pertanyaannya, “Bila seandainya anda senang dengan kupu-kupu, anda akan memilih menangkap kupu-kupu sebanyak-banyaknya kemudian memelihara kupu-kupu itu dalam sangkar, ataukah anda akan membangun taman kupu-kupu dengan menanam berbagai bunga sehingga mengundang kupu-kupu ke taman anda?”

Mari kita perhatikan, betapa banyak orang selama ini salah kaprah dalam membangun kekayaan. Banyak orang yang berkeyakinan bahwa membangun kekayaan adalah bagaimana mencari uang sebanyak-banyaknya, atau saya ibaratkan mencari kupu-kupu sebanyak-banyaknya. Mereka menangkap satu per satu kupu-kupu, kemudian memeliharanya di dalam sangkar. Setiap hari mengejar, menangkap, dan memeliharanya. Begitu seterusnya. Dalam usaha menangkap dan memelihara kupu-kupu itu, mereka seringkali kecewa karena tidak mendapatkan kupu-kupu atau kecewa karena kupu-kupu yang sudah tertangkap terbang lagi. Inilah realita kehidupan. Banyak orang yang bekerja keras siang malam mencari uang, mengumpulkan rupiah demi rupiah. Ada yang berhasil mendapatkan uang banyak, tapi tidak sedikit yang gagal. Atau sudah mendapatkan uang banyak, tapi uangnya habis karena sesuatu kejadian di luar perkiraan dirinya. Kondisi ini kemudian menjadi sumber kekhawatiran banyak orang kaya, karena semakin kaya seseorang, semakin khawatir akan kehilangan uangnya. Ini pula yang disebut sebagai paradok kekayaan.

Sekarang bandingkan kalau seseorang yang giat membangun taman untuk mendatangkan kupu-kupu. Mereka akan sibuk mengolah dan menanami lahan dengan tanaman yang indah sehingga menarik kupu-kupu datang dan berterbangan di atas taman. Mereka menikmati kupu-kupu yang indah di taman tanpa khawatir kupu-kupu itu pergi dari tamannya. Mereka tidak sibuk menangkap kupu-kupu tapi mereka hanya mengola dan menjaga taman agar tetap indah. Dengan cara seperti ini, siapapun dapat mendatangkan ribuan kupu-kupu yang indah dan memesona.

Sesungguhnya, membangun kekayaan itu ibarat membangun taman. Benihnya adalah bakat dan minat yang kita miliki, sedangkan airnya adalah ilmu pengetahuan dan jaringan (networking). Pupuknya adalah karakter kejujuran dan keikhlasan. Sedangkan mataharinya, yang berfungsi mempercepat pertumbuhan taman adalah kreativitas dan pemasaran. Sebab tanpa kreativitas, tidak akan menghasilkan karya bermutu. Tanpa ilmu pemasaran, produk sebagus apa pun tidak akan dikenal dan tidak akan dibeli masyarakat. Komponen lain dalam membuat taman adalah tanah, yang dalam hal ini terbuat dari investasi pengabdian dan kerja keras. Itulah kekayaan yang sesungguhnya. Orang yang kaya adalah orang-orang yang telah memberikan karya terbaiknya bagi masyarakat. Orang-orang kaya yang sesungguhnya adalah orang yang karyanya bermanfaat bagi masyarakat. Mereka lebih mengutamakan membangun taman kekayaan, daripada sekedar mencari dan mengumpulkan uang semata. Sekedar mencari uang tidak salah, karena ini hanya bisa dilakukan dalam jangka pendek. Tapi bila ini dilakukan terus menerus tanpa membangun kekayaan (atau membangun taman kekayaan), maka dalam jangka panjang hasilnya tidak optimal, menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan. Takut akan kehilangan uang dan harta yang telah diraih sehingga bersifat bakhil.

Karena itu, mari membangun taman kekayaan dengan meningkatkan kemampuan kita dalam mencari dan mengelola uang. Apabila kita memiliki taman ilmu dan pengetahuan yang luas kemudian kita praktekkan dengan dedikasi tinggi penuh kejujuran dan keikhlasan, maka kita akan mendapatkan uang dengan sendirinya. Ibarat taman, pada akhirnya kita akan dikerumuni kupu-kupu yang dalam hal ini adalah uang akan datang kepada kita. Uang akan ‘mengejar’ kita karena orang lain akan membutuhkan keahlian, produk, atau bahkan senang berbisnis dengan kita. Sebagai contoh sederhana, kalau ada seorang dokter yang sangat ahli, tentu dicari pasien untuk berobat. Kalau anda ahli membuat makanan maknyus (enak sekali), maka kalau anda jual tentu akan laku, dan sebagainya.

Sebagaimana Charles Albert Poissant dkk dalam buku How To Think Like A Millionaire berpendapat bahwa uang yang diraih secara jujur hanyalah pengakuan atas jasa-jasa yang diberikan. Jadi, seorang kaya adalah seseorang yang telah memberikan jasa-jasanya kepada banyak orang dan telah diimbali secara adil karenanya.

Oleh karena itu, tidak ada pilihan bagi kita kecuali membangun taman kekayaan daripada hanya sekedar mencari uang. Sebab sifat uang itu sementara, cepat habis dan belum tentu berkembang kalau tidak bisa mengelolanya. Sedangkan sifat kekayaan adalah permanen, bertambah dan berkembang. Dengan membangun kekayaan, khususnya kekayaan ilmu pengetahuan bagaimana mendapatkan dan mengelola keuangan, maka kita tidak akan pernah takut akan kehilangan uang yang kita miliki, dan kita bisa lebih memahami hakikat uang.

Agar kekayaan dapat terealisasi, menurut Charles Albert Poissant dkk (2004), paling tidak ada tiga persyaratan awal yang harus dipenuhi untuk membangun kekayaan yaitu (1) percaya bahwa kita akan kaya (2) sadar bahwa situasi kita tidak akan otomatis berubah kalau kita tidak berbuat apa-apa tentang itu (3) dengan penuh gairah menghasratkan peningkatan dan pembelajaran secara terus menerus dalam kehidupan.

Selasa, 01 Februari 2011

SEKILAS TENTANG PHELPS, SANG PEMECAH REKOR RENANG DI OLIMPIADE BEIJING 2008

SEKILAS TENTANG PHELPS, SANG PEMECAH REKOR RENANG DI OLIMPIADE BEIJING 2008

Potensi manusia begitu besar dan tidak terbatas. Terbukti selalu ada rekor baru dalam setiap penyelenggaraan olimpiade. Dalam sejarah Olimpiade muncul para pemecah rekor yaitu Michael Phelps (perenang), Carl Lewis (pelari), Mark spitz (perenang), Paavo Nurmi (pelari jarak jauh) dan Larysa Latynina (pesenam peraih 9 medali emas).

Michael Fred Phelps, kelahiran Baltimore-AS, berhasil merebut 8 medali emas, memecahkan rekor Mark Spitz yang pernah meraih 7 medali emas pada olimpiade Munchen tahun 1972. Puluhan medali emas selalu ia dapatkan dalam berbagai kompetisi kelas dunia, misalnya World Championships (Yokohama, Jepang 2002), Pan Pacific Championship (Kanada 2006), dan lain sebagainya. Prestasi Phelps menginspirasi kita begitu besar potensi di dalam diri manusia. Bahkan beberapa hal tentang Phelps berikut ini menjadi acuan penting untuk mengeksplorasi potensi tersebut.

Salah satu yang dapat kita teladani dari pemuda usia 23 tahun ini adalah kebiasaan Phelps yang selalu fokus pada aktifitas-aktifitas penting untuk mencapai tujuan. Contohnya Phelps tidak berusaha melakukan sesuatu yang dilakukan orang lain. Sebaliknya, ia hanya fokus untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya berenang cepat.

“Saya mengerti jika saya berlatih sekeras mungkin dan melakukan sesuatu yang berbeda, maka saya akan baik-baik saja. Saya senang bertanding sebaik mungkin. Saya dapat mengontrol apa yang saya lakukan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin, lalu saya akan senang. Hanya itu persoalannya,” kata Phelps saat diwawancara.

Phelps sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum Olimpiade Beijing diselenggarakan. Selama lebih dari 300 hari sebelumnya Phelps sudah berlatih berenang. Bagi Phelps, tiada hari tanpa melatih kecepatan berenang, walaupun itu hari libur ataupun hari-hari istimewa lainnya.

Phelps begitu yakin akan kemampuannya. Ia tidak merasa ragu untuk menyingkirkan penghalang yang dapat menghambat dirinya menuju kemenangan dengan terus berlatih tanpa kenal lelah. Begitupun bila kita ingin mengekplorasi potensi diri, buatlah semacam daftar hal-hal yang mungkin dapat menghambat produktifitas, menyebabkan pemborosan waktu dan energi, atau bahkan sumber stres. Usahakan untuk mengurangi sedikit demi sedikit sampai hambatan-hambatan itu benar-benar hilang.

Milikilah komitmen yang besar untuk menciptakan perubahan. Jangan malas untuk terus berbenah dan mengerjakan tanggung jawab secara sistematis yang mendukung pencapaian kesuksesan. Dengan demikian prestasi terbaik sekalipun akan mudah diraih. Sebagaimana Phelps meyakini ia dapat mengontrol persiapan dan aktifitas yang ingin ia lakukan, meskipun ia tidak dapat mengontrol orang lain maupun hasil yang akan ia dapatkan.

Ketika diwawancara Phelps menjelaskan bahwa tak ada hal penting yang ia pikirkan. Sebab ia mengaku tidak dapat bertanding sekaligus berpikir. Yang ada di benaknya hanyalah berusaha sebaik dan sekeras mungkin. “During the heat of competition is no time for thinking, it is a time for doing. – Di puncak kompetisi tak ada waktu untuk berpikir, itu waktu untuk berusaha,” tandasnya.

Ungkapan Phelps sekaligus menjelaskan begitu besar keyakinannya untuk menang. Ia tidak membuang waktu untuk terus berpikir. Ia hanya berusaha berbuat sebaik mungkin. Jika Anda ingin berhasil, maka pastikan Anda selalu berbuat yang terbaik dan berusaha sekuat tenaga.

Sejak 4 tahun yang lalu Phelps sudah optimis bakal meraih keberhasilan di olimpiade Beijing (2008). Sikap Phelps yang selalu optimis adalah salah satu faktor yang membuat pria tersebut selalu berusaha melakukan hal terbaik. Tak heran jika ia begitu bersemangat, mampu fokus pada hasil positif dan mengabaikan hal-hal yang kurang bermanfaat. “Saya senang bertanding. Saya suka berdiri di pinggir kolam renang lalu menyebur ke kolam renang bertanding dengan siapapun yang menjadi lawan saya,” katanya.

Begitu besar kekuatan pikiran, terutama kekuatan pikiran bawah sadar. Phelps begitu optimis, artinya kondisi pikiran bawah sadar Phelps sudah terprogram bahwa ia pasti mampu meraih keberhasilan. Keyakinan yang begitu kuat membuat Phelps tak kenal lelah berlatih, penuh semangat, dan mampu melakukan yang terbaik.

Hal serupa dapat terjadi pada kita, jika kita memiliki keyakinan yang kuat untuk berhasil. Keyakinan tak akan membuat kita membuang waktu percuma, karena ragu-ragu setelah melihat tantangan di depan. Keyakinan akan membuat kita mampu memfokuskan diri pada hal-hal yang bermanfaat dan mendukung usaha kita menciptakan prestasi mengagumkan.

Sementara bila kita perhatikan, keberhasilan Phelps tak lepas dari orang-orang di sekitarnya. Mereka adalah orang-orang yang mendukung cita-cita Phelps tercapai, diantaranya adalah para ahli fisika yang mendesainkan pakaian renang ‘hiu’ untuknya. Diyakini bahwa pakaian renang tersebut memudahkan Phelps mengarungi air dan menambah kecepatan renangnya sampai 4%. Para ahli fisika itu adalah orang-orang penting di balik keberhasilan Phelps menciptakan rekor cemerlang di pesta olah raga akbar tersebut.

Diantara orang-orang yang mematahkan semangat juang tentu masih ada orang-orang yang menyediakan dukungan dan membantu kita meraih keberhasilan. Berusahalah untuk membina hubungan yang baik dengan mereka. Karena peran mereka pasti sangat penting dalam membantu kita meraih keberhasilan.

Sedikit kisah tentang Phelps telah menginspirasi begitu banyak hal yang dapat membantu kita mencapai keberhasilan di bidang yang kita inginkan. Seandainya kita mencermati, masing-masing diantara kita mempunyai semua kekuatan tersebut. Satu-satunya yang kita butuhkan lagi hanyalah keberanian untuk segera melangkah menciptakan keajaiban yang kita harapkan

Pelari tanpa Kaki

Tahun 1986 di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televisi yang merelainya secara langsung.
Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu Bob Willen. Bob adalah seorang veteran perang Amerika, dan dia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang di Vietnam. Untuk berlari, Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya ke depan.
Dan lomba pun dimulailah. Ribuan orang mulai berlari secepat mungkin ke garis finish. Wajah-wajah mereka menunjukkan semangat yang kuat. Para penonton tak henti-hentinya bertepuk tangan untuk terus mendukung para pelari tersebut. 5 kilometer telah berlalu. Beberapa peserta nampak mulai kelelahan dan mulai berjalan kaki. 10 kilometer telah berlalu. Di sini mulai nampak siapa yang mempersiapkan diri dengan baik, dan siapa yang hanya sekedar ikut untuk iseng-2. Beberapa peserta yang nampak kelelahan memutuskan untuk berhenti dan naik ke bis panitia.

Sementara hampir seluruh peserta telah berada di kilometer ke-5 hingga ke-10, Bob Willen yang berada di urutan paling belakang baru saja menyelesaikan kilometernya yang pertama. Bob berhenti sejenak, membuka kedua sarung tangannya yang sudah koyak, menggantinya dengan yang baru, dan kemudian kembali berlari dengan melempar-lemparkan tubuhnya kedepan dengan kedua tangannya. Ayah Bob yang berada bersama ribuan penonton lainnya tak henti-hentinya berseru "Ayo Bob... Ayo Bob... berlarilah terus".
Karena keterbatasan fisiknya, Bob hanya mampu berlari sejauh 10 kilometer selama satu hari. Di malam hari, Bob tidur di dalam sleeping bag yang telah disiapkan oleh panitia yang mengikutinya. Akhirnya empat hari telah berlalu, dan kini adalah hari kelima bagi Bob Willen. Tinggal dua kilometer lagi yang harus ditempuh. Hingga suatu saat, hanya tinggal 100 meter lagi dari garis finish, Bob jatuh terguling. Fisik Bob benar-2 telah habis saat itu. Bob perlahan-2 bangkit dan membuka kedua sarung tangannya. Nampak disana tangan Bob sudah berdarah-darah. Dokter yang mendampinginya sejenak memeriksanya, dan mengatakan bahwa kondisi Bob sudah parah, bukan karena luka di tangannya saja, namun lebih ke arah kondisi jantung dan pernafasannya.
Sejenak Bob memejamkan mata. Dan di tengah-tengah gemuruh suara penonton yang mendukungnya, samar-samar Bob dapat mendengar suara ayahnya yang berteriak "Ayo Bob, bangkit! Selesaikan apa yang telah kamu mulai. Buka matamu, dan tegakkan badanmu. Lihatlah ke depan, garis finish telah di depan mata. Cepat bangun ! Tunjukkan ke semua orang siapa dirimu, jangan menyerah! Cepat bangkit!!!" Pelan-pelan Bob mulai membuka matanya kembali. Saat itulah matanya melihat garis finish yang sudah dekat. Semangat mulai membara kembali di dalam dirinya, dan tanpa sarung tangan, Bob melompat- lompat ke depan.
"Ya, ayo Bob... satu lompatan lagi, Bob... Capailah apa yang kamu inginkan, Bob!" teriak ayahnya yang terus berlari mendampinginya. Dan satu lompatan terakhir dari Bob membuat tubuhnya melampaui garis finish. Saat itu meledaklah gemuruh dari para penonton yang berada di tempat
itu. Bob bukan saja telah menyelesaikan perlombaan itu, Bob bahkan tercatat di Guiness Book of Record sebagai satu-satunya orang cacat yang berhasil menyelesaikan lari marathon.
Beberapa saat kemudian, ketika ada puluhan wartawan yang menemuinya, Bob berkata, "TIDAK MASALAH ANDA AKAN MENCAPAINYA DALAM BERAPA LAMA, ASAL ANDA TERUS BERLARI. ANDA DISEBUT GAGAL BILA ANDA BERHENTI. JADI, JANGANLAH BERHENTI SEBELUM TUJUAN ANDA TELAH TERCAPAI."


Kekayaan, Kesuksesan, dan Kasih Sayang

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumannya yang khas:

“Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut.”

Pria berjanggut itu lalu berbalik dan bertanya,

“Apakah suamimu sudah pulang?”

Wanita itu menjawab,

“Belum, dia sedang keluar.”

“Oh, kalau begitu, kami tidak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali,” kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami yang awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu berkata kepada istrinya,

“Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.”

Wanita itu lalu keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

“Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama,” kata pria itu hampir bersamaan.
“Lho, kenapa?” tanya wanita itu karena merasa heran.


Salah seorang pria itu berkata,

“Nama dia Kekayaan,”

katanya sambil menunjuk pria berjanggut di sebelahnya,

“Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan”,

sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.

“Sedangkan aku sendiri bernama Kasih Sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu.”

Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran.

“Ohho.. menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan.”

Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya,

“Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen pertanian kita.”

Ternyata, anak mereka mendengar percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah.

“Bukankah akan lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang.”

Suami istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka.

“Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, si Kasih-sayang menjati teman santap malam kita.”

Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 orang itu.

“Siapa diantara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silakan masuk, Anda menjadi tamu kami malam ini.”

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho… ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.

Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.

“Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tetapi kenapa kamu ikut juga?”

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan.

“Kalau Anda mengundang si Kekayaan atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun karena Anda mengundang si Kasih-sayang, maka kemanapun Kasih-sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya.

Dimana ada Kasih sayang, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat.

Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup

Abraham Lincoln

Semua orang pasti mengenal Abraham Lincoln, mantan presiden Amerika Serikat. Perjuangannya untuk menjadi Presiden Amerika Serikat tidaklah mudah, penuh dengan perjuangan dan kegagalan.

Berikut daftar kegagalannya sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat.Usia Peristiwa
22 Gagal bisnis
23 Kalah dalam pemilihan calon legislatif
25 Gagal bisnis lagi
26 Ditinggal mati kekasih
27 Depresi mental
34 Kalah pemilihan anggota kongres
37 Kalah pemilihan anggota kongres
39 Kalah pemilihan anggota kongres
46 Kalah pemilihan senator
47 Gagal menjadi Wakil Presiden USA
49 Gagal pemilihan senator
52 Menjadi Presiden USA


Anda pasti sudah tahu apa yang akan saya katakan, karena Anda pasti sudah sering mendengar ini. Ya, jangan mudah putus asa, teruslah bermimpi, dan teruslah berjuang untuk menggapai mimpi itu. Jangan pernah berhenti, karena siapa tahu, ketika Anda berhenti, sebenarnya tinggal selangkah lagi Anda mencapai tujuan / mimpi Anda.

Earl Tupper, Sang Pencipta Tupperware

Bermimpilah tentang sesuatu yang besar. Mimpi pula yang mengantar Earl Tupper sukses membangun jaringan bisnis Tupperware-produk peralatan rumah tangga berbahan plastik. Mimpi Tupper pula yang membuat kita tak lagi direpotkan cara menyimpan makanan agar tak mudah basi.

Sepintas, produk yang dirancang Tupper terlihat sepele. Namun, tahukah Anda, Tupper membangun bisnisnya dengan kerja keras dan perjuangan panjang? Kerja keras yang akhirnya mengantarnya membangun perusahaan Tupper Plastic Company pada 1938. Saat ini, lebih dari 200 produk unggulan Tupperware telah merambah dunia.

Sejak lahir, kehidupan Tupper benar-benar memprihatinkan. Kemiskinan membuatnya tidak bisa menikmati pendidikan tinggi. Maklum, sang ibu hanya seorang tukang cuci, sedangkan ayahnya petani kecil yang kerap gagal.

Namun kekurangan tak membuat Tupper rendah diri. Sejak belia, dia sudah mulai berusaha mencari uang. Pada usia 10 tahun, Tupper mulai belajar berjualan produk keluarga, dari pintu ke pintu. Saat itulah jiwa bisnisnya mulai tumbuh. Bahkan tanpa sungkan ia menyatakan sering bermimpi menjadi sehebat Edison dan Henry Ford.

Mimpi itu membuat Tupper muda tak pernah alpa membawa catatan. Lewat kertas di saku kemeja itu, Tupper menuangkan ide-idenya. Tidak hanya itu, Tupper juga kerap mengirim surat dan prototipe temuannya ke berbagai perusahaan. Meski tak ada yang tertarik, ia tidak patah semangat.

Lima tahun setelah pernikahannya pada 1931 dengan Marie Whitcomb, bisnis Tupper jatuh bankrut. Untunglah, ia segera mendapatkan pekerjaan baru di sebuah pabrik plastik di Leominster, Massachussetts. Setahun bekerja di anak perusahaan DuPont itu, Tupper nekad membeli mesin cetak. Pada 1938 Tupper memutuskan merintis bisnis lewat Tupper Plastic Company.

Lebih jauh, ia segera membuka ruang pamer di Fifth Avenue, New York. Apalagi setelah berhasil menciptakan produk wonderbowl pertama yang membuatnya terkenal karena kedap udara. Sayang, secara finansial ia belum juga menangguk untung.

Keadaan berubah saat seorang wanita, Brownie Wise, memperkenalkan penjualan dengan cara party plan atau home party. Caranya, datang dan demolah dari rumah ke rumah. Terbukti, strategi itu sukses dan dunia mengenal Tupperware. (*/dari berbagai sumber)

ASEP AHMAD ROSIDIN: 20 Cara Agar Bahagia Setiap Hari

ASEP AHMAD ROSIDIN: 20 Cara Agar Bahagia Setiap Hari: "Kira-kira apa yang bisa kita lakukan atau hal-hal apa yang membuat kita hidup bahagia setiap hari? Daftar tips berikut ini semoga bisa menja..."

ASEP AHMAD ROSIDIN: Kisah Pertapa muda dan kepiting

ASEP AHMAD ROSIDIN: Kisah Pertapa muda dan kepiting: "Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai. Saa..."